Mengejar Cintanya

Dalam keramaian aku terdiam, dalam kebisingan aku berpikir tentang hidup ini. Begitu banyak pertanyaan dan jawaban yang tidak pasti dalam benakku. Aku bekerja disalah satu anak perusahaan Astra yakni PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) yang bergerak dalam bidang Information Technology (IT) tepatnya IT Support yang masih dalam ruang lingkup pelayanan. Dalam dunia pelayanan kepuasan user adalah hal yang harus diutamakan, dimana sejatinya pelayanan sesungguhnya adalah memberikan solusi dari masalah yang sedang di hadapi dan kerjasama yang harus dikedepankan. Aku bekerja dengan serius sampai tidak terasa sudah waktunya pulang.
Seusai bekerja aku tidak pulang kerumah karena harus bertemu dengan sahabatku. Aku terkejut melihatnya, dalam benakku cantik sekali wanita ini. Dia bernama Nia, ia dia adalah seorang wanita tercantik yang aku kenal. Aku sungguh sangat tidak percaya ketika melihat penampilannya yang sekarang. Nia yang selalu memakai kacamata, berpakaian seksi, berambut panjang dan wanita tercantik disekolah kami. Sekarang memakai pakaian syar’i dimana auratnya tertutup semua. Tetapi ada yang tidak berubah darinya, senyum dan tawanya yang menyejukkan hati siapapun yang berada didekatnya. Subhanallah sempurna sekali ciptaanmu tuhan  .
Melihat perubahannya aku memberanikan diri untuk bertanya “Bolehkah aku tahu, bagaimana kamu bisa memutuskan pakaian seperti ini nia? “ tanyaku.
Nia hanya menundukkan kepalanya dan tersenyum getir. Terlihat jelas diraut mukanya tersimpan luka yang ia tutupi selama ini.
“Jangan kamu jawab pertanyaan ini, jika itu akan melukai hatimu nia.” kataku
“Tapi jika aku tidak ceritakan kenapa aku bisa hijrah seperti ini, kamu tidak mendapatkan pelajaran dari apa yang aku pelajari dalam hidupku”
Nia menatap dalam padaku dan mulai bercerita.
“Aku pernah menjalin hubungan dengan seorang laki-laki dan sudah sangat percaya padanya tetapi kenyataan Ia selingkuh dengan seorang lelaki dan hanya memanfaatkan uangku saja. Hatiku sesak mengingat itu semua dan aku juga dikejar-kejar hutang ” ia diam tertunduk menahan tangis.
Aku menunggu cerita selanjutnya. Aku kira hubungan seperti itu hanya ada diluar negeri tetapi di indonesiapun ada. Ya Allah swt lindungi kami dari ajabmu, lindungi kami dari orang-orang yang telah masuk dalam lingkaran LGBT (Lesbian Gay Biseksual Transgender).
“Aku putus asa sampai aku berusaha meminum racun serangga. tetapi dicegah oleh vera”
“Kamu pikir bunuh diri adalah jalan keluar terbaik?“ tanyanya padaku.
“Aku sudah kehilangan semuanya, aku sudah begitu berharap pada seorang lelaki tapi yang aku rasakan kecewa dan sakit hati” jawabku menangis.
“Kenapa kamu kehilangan? karena kamu berharap kepada manusia. Kamu tidak berharap kepada allah swt, Bukankah didalam islam tidak membolehkan berpacaran ? Bukankah yang memberikan jodoh manusi itu allah swt ? Kamu mengabaikannya, kamu mengacuhkannnya demi sebuah pemikiran tentang dunia. Ketika kamu begitu sangat berharap kepada manusia maka allah swt mengingatkan dirimu dengan pahitnya rasa kecewa agar kamu tahu betapa cemburunya ia ketika dirimu bergantung kepada selainnya agar kamu kembali padanya. Bahwa allah lah tempat sebaik-baiknya kembali. Bahwa hanya dialah yang bisa mengabulkan semua harapan kita dan allah swt tidak pernah meninggalkan hambanya.“ kata-kata itu mebuatku sadar, aku telah merasakan sakit dari sebuah pengharapan kepada makhluk. Padahal allah swt sangat merindukkan rintihan do’aku.”
“Semenjak malam itu, aku sadar bahwa aku salah dan akhirnya aku menceritakan semua masalahku. Orang tuaku yang telah melunaskan hutang-hutangku. Aku mulai mendekatkan diri kepada allah swt dengan belajar mengaji. Meperbaiki diri kearah yang lebih baik. Aku bukanlah wanita soleha aku hanya seorang wanita akhir jaman yang berusaha hijrah yang sedang memperbaiki diri, mengejar ampunan, cinta dan ridhanya.”
“Inilah cerita hidupku semoga bermanfaat dan bisa mengambil palajaran dari kisahku” pintanya. Aku teringat pikiranku ketika dikantor. Yang berpikiran tentang dunia,ternyata ini jawaban dari perntanyaan hatiku .
Aku juga berusaha memperbaiki diriku, aku mulai mengikuti pengajian yang diadakan kantorku baik Tadarus, Kajian bulanan dan Kajima . Dengan hati ingin mengejar cintanya dan menjalin tali silaturahim diantara kami sebagai karyawan. Dimana kita bekerja untuk dunia dan akhiratpun tetap kita kejar. Subhanallah terimakasih telah menjadikan aku bagian dari ASTRA.
Teleponku berdering mendapatkan kabar nia telah tiada .“Innalillahi wainna ilaihi raji'un“ kataku menagis.Ternyata pertemuanku malam itu adalah pertemuan yang terakhir. Ternyata ia sedang menderita sakit leukemia.Kematian adalah misteri dalam hidup ini. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi allah swt.Semoga cerita yang kau ceritakan menjadi amal jariahmu nia. Selamat Jalan sahabatku…!
Alarm jamku berbunyi dan aku terbangun dari mimpiku. Aku langsung menelpon dan nia baik-baik saja. Syukurlah ternyata hanya mimpi mendengar berita duka itu.

Nama Lengkap: 
Rohanah
Nama Kontingen Perusahaan: 
Astra Graphia
Alamat Perusahaan: 
PT. Astra Graphia Information Technology , Jl. Kramat Raya No 43, Jakarta Pusat 10450, Indonesia