Terhindar dari Surat Peringatan karena Tetap Istiqomah dalam Kebenaran

Pagi itu kami bekerja seperti biasanya sesuai dengan tugas & pekerjaan utama kami yaitu memastikan barang-barang yang masuk dari supplier atau vendor sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan untuk kami rekomendasikan kepada unit terkait untuk diterima atau tidak. Pada saat kami sedang melakukan pengecekan kami mendapatkan ada barang yang tidak sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan, kemudian kami menginfokan kepada unit-unit terkait tentang barang tersebut. Berdasarkan info yang kami terima bahwa barang tersebut sangat urgent dibutuhkan dilapangan, untuk itu kami didesak untuk menerima barang tersebut walaupun spesifikasinya tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan, tetapi karena tugas & tanggung jawab kami adalah memastikan barang yang masuk sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan maka permintaan tersebut kami tolak karena otomatis jika hal itu dilakukan kami melanggar aturan yang ada, dan kami percaya apapun alasannya jika kita melanggar aturan ada konsekuensi yang harus kami terima cepat aatau lambat.

Setelah mendengar penolakan dari kami untuk meloloskan barang tersebut banyak orang-orang dari unit lain yang menghubungi kami untuk melobi kami agar dapat meloloskan barang tersebut tapi kami tetap pada keputusan kami yang kami anggap benar, selain itu kami juga dihubungi oleh vendor yang bersangkutan yang melobi hal yang sama, dengan diiringi dengan tawaran bertemu sekedar makan diluar untuk membahas hal tersebut, tapi lagi-lagi kami tolak permintaan vendor tersebut karena kami berkeyakinan ada maksud tertentu dari sekedar bertemu & itu sudah pasti melanggat kode etik seorang karyawan.

Entah bagaimana caranya ternyata barang tersebut dapat masuk tanpa melalui persetujuan kami, memang kami akui wewenang kami untuk menolak barang yang menurut kami tidak sesuai spesifikasi tidak memiliki kekuatan yang mutlak, dikarenakan kami hanya memberikan rekomendasi untuk menerima dan menolak barang tersebut pada unit-unit terkait sehingga kadang kala rekomendasi kami tidak dipakai atau diabaikan.

Setelah barang tersebut diterima dan dipakai ternyata barang tersebut bermasalah dan menyebabkan terhambatnya suatu pekerjaan yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar dari segi biaya dan waktu, dan hal tersebut diketahui oleh pihak manajemen sehingga pihak menajemen meminta dilakukan audit dan investigasi mengenai masalah tersebut, dari hasil audit & investigasi didapatkan beberapa pihak yang dinyatakan bertanggung jawab pada masalah tersebut dan pihak-pihak tersebut mendapatkan surat peringatan dari perusahaan yang otomatis akan mengakibatkan pihak-pihak tersebut tidak akan mendapatkan tunjangan dan bonus akhir tahun. Dari audit & investigasi itu pula kami dinyatakan bukan penyebab timbulnya masalah tersebut, karena kami mempunyai bukti bahwa kami sudah melakukan hal yang benar sesuai dengan tugas & tanggung jawab kami.

Tidak dapat dibayangkan jika waktu itu kami bertindak sebaliknya mungkin kami akan menerima surat peringatan dan mungkin lebih buruk dari itu, tapi syukur alhamdulillah karena kami istiqomah dalam menjalankan tugas & tanggung jawab kami dengan benar dan sesuai peraturan perusahaan kami terhindar dari hukuman tersebut. Jadi jangan pernah takut untuk melakukan hal yang benar, karena jika kita melakukan hal yang tidak dibenarkan maka cepat atau lambat kita akan menanggung akibatnya.

Nama Lengkap: 
Heri Suhendri
Nama Kontingen Perusahaan: 
PAM Lyonnaise Jaya
Alamat Perusahaan: 
DIPO Tower lt. 16, Jl. Jend. Gatot Subroto